MEMBACA BERITA

MEMBACA

KELAS XI

A.   Standar Kompetensi :     Mampu membaca dan memahami berbagai teks bacaan nonsastra dengan berbagai teknik membaca melalui membaca intensif (paragraf deduktif dan induktif) membacakan teks bertiba dan membaca cepat teks.

B.   Kompetensi Dasar     :     Membacakan berita.

C.   Indikator                     :     Membacakan naskah berita dengan memperhatikan penggunaan lafal, intonasi, kejelasan ucapan, tatapan muka dan sikap membaca yang tegak.

D.   Prasyarat / Materi       :     Naskah Berita

Pada bagian kompetensi dasar ini Anda akan berlatih membacakan berita, dengan naskah telah tersedia. Untuk membacakan naskah berita dengan baik Anda perlu memperhatikan hal-hal sebagai berikut :

1.   Pahami dulu teks berita dengan baik. Latihlah mengucapkan kata-kata (lebih-lebih yang relatif suilt) dengan lafal yang jelas.

2.   Perhatikan volume suara (keras – lemahnya), lafal (kejelasan ucapan vokal dan konsonan), intonasi (naik turunnya suara), tempo (cepat – lambat), ekspresi, sikap Anda ketika membacakan naskah berita dan tatapan muka.

3.   Duduklah tegak agar dapat menghasilkan suara yang nyaring.

E.   Pembelajaran

      1.   Siswa mempelajari naskah berita yang akan dibacakan.

2.   Siswa berlatih membacakan naskah berita.

3.   Siswa membacakan naskah berita di depan kelas.

4.   Siswa mengevaluasi dan membahas pembacaan berita yang sudah dilakukan.

F.   Tugas

      1.   Bacakan berita di depan kelas dengan memperhatikan intonasi, kejelasan ucapan, tatapan muka, dan sikap membaca yang menarik.

2.   Amati dengan cermat tampilan Anda dengan memberikan penilaian / pembahasan.

3.   Pilihlah salah satu naskah berita berikut ini!

Edisi : 16 Maret 2011 – 13.30 – 07

———————————————-

Radio Republik Indonesia Purwokerto

Dengan Berita Regional Jawa Tengah

======================================

Selamat Siang ……………….

Sari Berita    :

1.  Masyarakat Jawa Tengah diminta waspada terhadap penularan virus Flu Burung.//

2.  Perhutani KPH Kedu Selatan selama tahun 2010 memberikan kontribusi cukup besar kepada Pemerintah.//

3.  Dibagian akhir Berita disampaikan OPINI MEDIA

Berita selengkapnya dibacakan oleh : …………………………………………………………..

Reddin         : 07                                                                                    Desk :  02                       

 

 

 

 

 

Edisi : 16.03.06/13.30/022/KESRA                                 IMBAUAN KADINKES JTG

Kepala Dinas Kesehatan Jawa Tengah BUDIHARJA meminta masyarakat di wilayahnya / mewaspadai penularan virus Flu Burung termasuk dari sektor rumah tangga.// Masyarakat jangan hanya peduli pada kasusnya, tetapi juga potensi-potensi penularan.// Permintaan itu disampaikan BUDIHARJA berkaitan dengan makin merebaknya virus Flu Burung di Jawa Tengah, baik yang menyerang unggas maupun manusia.// Saat ini ancaman penularan paling berat virus tersebut justru dari sektor empat/yakni rumah tangga yang memelihara unggas di pekarangan.// Untuk itu ia menyarankan agar orang yang sedang batuk atau pilek / tidak bersentuhan dengan unggas, karena bila unggas tersebut terinveksi / virus flu burung bisa dengan mudah menular pada manusia./////

 

Sumber : rel                                                                            Desk : 02

Edisi : 16.03.06/13.30/022/EKUIN                          KONTRIBUSI PERHUTANI

Perhutani KPH Kedu Selatan selama tahun 2005 telah memberikan kontribusi yang cukup besar kepada Pemerintah.// Administratur Perhutani KPH Kedu Selatan YULIANTO mengatakan, kontribusi tersebut berupa provisi Sumber Daya Hutan sebesar 224 juta 482 ribu rupiah lebih.// Selain itu pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan – PBB satu Milyar 743 Juta 599 ribu rupiah, yang dibayarkan kepada lima Kabupaten di wilayahnya yakni Kebumen, Purworejo, Wonosobo, Banyumas dan Banjarnegara.// Sementara melalui program bersama Lembaga Masyarakat Desa Hutan-LMDH, masyarakat telah menerima pembagian getah pinus senilai 162 koma 7 juta rupiah dan hasil kayu 92 juta rupiah.////

Sumber : Sk                                                                                        Desk : 02

Edisi : 16 . Maret 2011/13.30/07                          PENDFTRAN DFTR KEKYAAN

Para Pejabat di lingkungan Pemerintah Propinsi Jawa Tengah termasuk Pemerintah Kabupaten – Kota yang belum menyerahkan Formulir Daftar Kekayaannya, diminta untuk segera menyerahkan ke Komisi Pemberantasan Korupsi – KPK.//// Hal itu disampaikan Gubernur Jawa Tengah MARDIYANTO seusai Sidang Paripurna DPRD.//// Banyaknya Pejabat Pemerintah yang belum mengembalikan Formulir Daftar Kekayaan / dimungkinkan mereka belum jelas tentang cara pengisiannya.////

Sumber : ssb                                                                                         Desk : 02

This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

Leave a Reply